Senin, 19 April 2021


  Angkor Wat dibangun antara sekitar tahun 1.111 sampai 1.150 dengan luas sekitar 500 hektar. Angkor Wat adalah salah satu Monumen Keagamaan Terbesar Di Dunia yang pernah dibangun.


Kuil ini pada awalnya dibangun sebagai Kuil Hindu yang didedikasikan untuk Dewa Wisnu dan kemudian diubah menjadi Kuil Buddha pada abad ke-14 dengan menambahkan patung-patung Buddha sebagai karya seni. Beberapa tahun kemudian Angkor Wat diubah menjadi benteng militer. Saat ini Kuil Kuno Angkor Wat merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO.

Menara utama kuil setinggi 65 meter dikelilingi oleh empat menara yang lebih kecil dan serangkaian dinding bangunan. Tata letak yang menciptakan citra Gunung Meru, Tempat legendaris dalam mitologi Hindu yang dikatakan berada di luar Himalaya dan menjadi rumah para dewa.



Angkor Wat sendiri dikelilingi oleh parit berukuran 200 meter yang mencakup keliling lebih dari 5 kilometer. Parit ini memiliki kedalaman 4 meter yang dapat membantu menstabilkan pondasi candi, mencegah air tanah naik terlalu tinggi atau terlalu rendah.

Pintu masuk Kuil Kuno Angkor Wat ke arah barat (arah yang dikaitkan dengan Dewa Wisnu) di jalan batu, dengan Singa penjaga menandai jalan. Baru-baru ini para arkeolog menemukan sisa-sisa delapan menara yang terbuat dari batu pasir dan laterit di sebelah barat. Menara-menara ini mungkin adalah sisa-sisa kuil yang digunakan sebelum Angkor Wat dibangun sepenuhnya. Di sebelah timur kuil ada pintu masuk kedua yang lebih sederhana.

Jantung Kuil adalah menara pusat yang dapat dimasuki dengan menggunakan tangga yang curam. Menara ini sekaligus sebagai pusat simbolis dari bangsa dan pusat yang sebenarnya dimana kekuatan sekuler dan suci bergabung," tulis peneliti Eleanor Mannikka dalam bukunya yang berjudul :Angkor Celestial Temples of the Khmer Empire". (Abbevile  Press, 2002). "Dari ruang yang tak tertandingi itu, Dewa Wisnu dan Raja memerintah orang-orang Khmer".

Lukisan-lukisan tersembunyi juga telah ditemukan di menara pusat. Satu ruang di menara memiliki pemandangan yang menunjukkan ansambel tradisional Khmer dari alat musik yang dikenal sebagai pinpeatyang terdiri dari berbagai gong, xylophone, alat musik tiup dan intrumen perkusi lainya. Di ruangan yang sama, ada juga adegan yang rumit yang menapilkan orang-orang menunggang kuda di antara dua bangunan yang juga mungkin kuil. Kedua lukisan ini termasuk diantara 200 yang ditemukan di Kuil Kuno Angkor Wat sejak tahun 2010.

Struktur pasir sepanjang 1 mil yang berisi berbagai desain spiril baru-baru ini ditemukan disamping Angkor Wat oleh para arkeolog dengan menggunakan Lidar. Hal ini ada dalam periode singkat selama pertengahan di abad ke-12 hingga akhir. Arkeolog tidak yakin untuk apa struktur ini digunakan dan mungkin struktur itu tidak pernah selesai.

Sisa-sisa rumah dan kolam yang digunakan oleh pekerja yang tinggal di dekat Angkor Wat dan melayani kuil juga ditemukan baru-baru ini dengan menggunakan teknologi laser scanning yang dikenal dengan teknologi LIDAR. Dengan LIDAR dapat memungkinkan strutur atau bangunan dapat terdeteksi dibawah vegetasi atau dalam pengembangan modern.






Kuil Kuno Angkor Wat

Kota tempat Kuil Kuno Angkor Wat dibangun ini terletak di negara Kamboja dan pernah menjadi ibukota Kekaisaran Khmer. Kota ini berisi ratusan kuil yang populasinya mungkin lebih dari 1 juta orang. dan ini merupakan kota terbesar di dunia sampai Revolusi Indutri.

Angkor memiliki pusat perkotaan yang dapat dengan mudah menampung 500.000 orang dan daerah pedalaman yang luas yang telah diperlihatkan oleh banyak penduduk di dunia penelitian Lidar. Para peneliti juga mengindetifikasi sebuah kota yang hilang bernama Mahendraparvata yang terletak sekitar 40 kilometer sebelah utara AngkorWat.



KUIL dibangun oleh seorang raja bernama Suryavarman II. Ia berkuasa setelah membunuh pamannya Dharanindravarman I saat sedang menunggang gajah. Sebuah prasasti mengatakan bahwa Suryavarman membunuh pamannya karena Garuda (burung Mitos) di tebing gunung akan membunuh ular.

Suryavarman menjalankan pemerintahannya dengan sangat haus darah. Dia melakukan penyerangan ke Vietnam dalam upaya untuk menguasai wilayah itu. Dia juga membuat kemajuan hubungan damai dengan Tiongkok.

Dia memuliakan Dewa Wisnu, Dewa yang sering digambarkan sebagai pelindung dan memasang patung dewa di menara utama Angkor Wat. Pengabdiannya ini juga dapat dilihat di salah satu reliefnya yang paling luar biasa di Angkor Wat yang terletak disebelah tenggara kuil. Relief itu menunjukkan sebuah bab dalam kisah Hindu tentang penciptaan yang dikenal sebagai "Pengadukan Lautan Susu".

Seperti yang dituliskan oleh arkeolog Michael Coe, Relief "Menggambarkan bagaimana dewa-dewa dan setan mengaduk samudera di bawah perlindungan Dewa Wisnu untuk menghasilkan ramuan ilahi keabadian (Angkor and the Khmer Civilization, Thames & Hudson , 2003). Para sarjana mengganggap bantuan ini sebagai salah satu karya seni terbaik di Angkor Wat.

Pengabdian Suryavarman terhadap Wisnu juga ditunjukkan dalam nama anumerta yang diberikan. "Paramavishnuloka" yang menurut peneliti Helena Legendre De-Koninck, berarti "Dia yang berada di kediaman tertinggi Wisnu" (Angkor Wat A Royal Temple, VDG, 2001).

 Kontruksi Kuil Kuno Angkor Wat

Membangun Kuil Kuno Angkor Wat adalah pekerjaan besar yang melibatkan penggalian, kerja arsitik yang cermat, Untuk membuat parit disekitar kuil, 1,5 juta meter per kubik pasir dan lumpur dipindahkan, sebuah pekerjaan yang membutuhkan ribuan orang pekerja pada satu waktu.

Bangunan di Angkor Wat menjadi tantangan tersendiri. Untuk mendukung pembangunan ini dibutuhkan material yang tangguh yang di sebut Laterite yang terbungkus dengan batu pasir lembut yang digunakan untuk membuat relief. Blok batu pasir ini digali di Perbukitan Kulen sekitar 30 kilometer sebelah utara dari Kuil Kuno Angkor Wat. Penelitian menunukkan bahwa sebuah kanal dibuat untuk mengangkut blok ke Angkor Wat.

Di bawah menara utama adalah poros yang mengarah ke sebuah ruangan dimana pada tahun 1934 para arkeolog menemukan dua potong kristal dan dua daun emas jauh dibawah Patung Wisnu berada, tulis Coe. Lebih lanjut Coe mengatakan bahwa endapan seperti ini secara spiritual memberikan energi pada sebuah kuil, Sam seperti baterai yang memberikan daya ke pernagkat elektronik.




PENEMUAN PATUNG BATU PASIR '

Arkeolog di kompleks kuil yang terkenal di Kamboja, Angkor Wat menemukan sebuah patung besar kuno. Temuan tersebut diyakini berasal dari Abad ke-12.

"Patung batu pasir setinggi 2 meter itu kemungkinan difungsikan sebagai penjaga yang berdiri di pintu masuk rumah sakit kuno kala itu," kata peneliti seperti dikutip dari BBC, Selasa (1/8/2017).

Menurut Cambodia Daily, patung yang ditemukan pada Sabtu 29 Juli lalu itu "seperti penemuan yang hanya terjadi di film-film".

Arkeolog menemukan patung itu terkubur sedalam 40 cm di bawah tanah, ketika menggali sebuah rumah sakit kuno yang dibangun pada masa pemerintahan Raja Jayavarman VII yang memerintah dari 1181 sampai sekitar 1220.

Lengan dan kaki patung itu dalam kondisi patah, tapi ukiran di tubuh dan kepalanya masih bisa dilihat dengan jelas.

Raja Jayavarman VII memang dikenal memiliki reputasi kerap menjalankan program-program sosial, dengan kegiatan di rumah sakit menjadi salah satu yang paling menonjol.

Para ahli berharap mereka bisa menemukan benda-benda lain di lokasi tersebut, sehingga informasi lebih banyak terkait gaya hidup masyarakat zaman itu bisa diketahui.

Sejarawan Rethy Chhem mengatakan kepada Cambodia Daily bahwa rumah sakit tersebut adalah satu dari empat bangunan yang ada di daerah tersebut -- yang semuanya belum diekskavasi dengan benar.

Setiap rumah sakit berisi berbagai patung dewa, dan yang paling berharga adalah patung Medicine Buddha.

"Kami akan amat senang jika menemukan patung Buddha itu," kata Dr Chhem.

Sebagian besar patung Buddha hancur selama masa pemerintahan Jayavarman -- saat Brahmanisme kembali diperkenalkan pada era itu. Yang tidak rusak dijarah, walaupun mungkin beberapa di antaranya dikubur sehingga bisa dilestarikan.

Angkor Wat adalah salah satu tujuan wisata paling populer di Asia Tenggara. Tahun lalu kompleks -- yang dibangun pada periode berbeda dari kerajaan Khmer dari abad kesembilan sampai abad ke-15 -- menarik sekitar 2,5 juta pengunjung.

Kendati demikian banyak benda-benda berharga di sana dijarah.

Para ahli mengatakan itulah sebabnya penemuan terbaru sangat luar biasa, dan merupakan patung terpenting yang pernah ditemukan di Angkor Wat dalam beberapa tahun terakhir.



ikan lele

Ikan Lele Mengandung Tiga Ribu Sel Kanker


Siapa yang tidak tahu dengan lele, ikan yang satu ini merupakan favorit bagi banyak orang karena memiliki rasa yang enak dan memiliki tekstur daging yang lembut, namun ternyata lele ikan paling kotor, satu suap mengandung tiga ribu sel kanker. Benarkah itu?
Lele Ikan Paling Kotor, Satu Suap mengandung Tiga Ribu Sel Kanker, Inilah Penjelasannya
Lele merupakan salah satu menu makanan favorit dan bahkan di setiap warung makan selalu tersedia menu ini karena harganya yang cukup murah dan enak dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi ikan yang satu ini. Meskipun enak dan murah, Lele ikan paling kotor diantara jenis ikan lainnya yang sering dikonsumsi oleh manusia. Mengapa demikian? berikut penjelasannya
1. Kolam lele sangat kotor dan dikelilingi oleh kandang ayam dan babi
Menurut seorang peternak lele dari Tiongkok bernama Zhang Ri-hong mengaku bahwa dirinya telah memasok banyak lele ke pasar-pasar dan rumah makan dipinggir jalan di provinsi Hainan tepatnya di Haikou yang dipanennya 3 bulan sekali.
Karena banyak keluhan dari masyarakat maka wartawan menelusuri tentang ikan tersebut dari departemen perikanan dan kelautan setempat. Para wartawan mengambil sampel tambak dari 7 kolam yang menampung lele tersebut. Ketujuh tambak tersebut dikelilingi oleh kandang ayam dan babi, sedangkan di tengah tambak tersebut terdapat banyak tumpukan sampah. Para peternak ikan tersebut dihimbau menangguhkan penjualan ikan mereka sebelum hasil tesnya keluar.
2. Lele adalah ikan yang mengkonsumsi limbah
Lele merupakan jenis ikan yang mudah berkembang biak di tempat-tempat yang kotor karena ikan ini mengkonsumsi limbah berupa kotoran hewan seperti ayam, sapi, dan babi, bahkan ikan ini juga dapat mengkonsumsi kotoran manusia. Sehingga dapat dimungkinkan bahwa dalam tubuh ikan lele mengandung tiga ribu sel kanker yang sangat berbahaya bagi tubuh manusia.

makam firaun


Mengejutkan! 3000 Tahun Tak dibuka, 2 Kamar Fir’aun Ternyata Isinya Adalah…



Para ilmuwan mendapatkan temuan mengejutkan saat melakukan pemindaian di piramida yang menjadi makam firaun Tutankhamun. Hasil pemindaian itu menunjukkan adanya dua ruangan yang tak tersentuh selama 3.000 tahun.
Seperti yang dilansir dream, menurut Menteri Kepurbakalaan Mesir, Mamdouh el-Damaty, ruangan misterius ini diduga berisi material logam ataupun organik.
Mamadouh menambahkan, ruangan misterius ini akan dipindai kembali pada akhir bulan ini. Sebab, para peneliti perlu mendapatkan gambaran yang lebih jelas lagi.
Penemuan ini setidaknya bisa menjadi petunjuk baru bagi masa-masa kuno di Mesir yang penuh “gejolak”. Dan sejumlah peneliti berspekulasi ruangan itu menjadi makam Ratu Nefertiti, istri dari ayah Firaun Tutankhamun.
Sementara itu, Mamadouh juga memperkirakan bahwa ruangan tersebut merupakan makam anggota keluarga dari Firaun Tutankhamun. Meski demikian, dia tidak berspekulasi apakah ruangan itu makam dari Nefertiti.
Di akhir 80an, Perancis meminta Mesir untuk mengirimkan mumi Firaun untuk dilakukan serangkaian eksperimen dan penelitian.
Akhirnya mumi penguasa Mesir terkenal tersebut akhirnya tiba di Perancis. Mumi itu kemudian dipindahkan ke ruangan khusus di Monument Center. Para arkeolog, ahli bedah dan ahli anatomi mulai melakukan studi tentang mumi ini dalam upaya untuk menyelidiki misteri Firaun.
Dokter bedah senior dan ilmuwan yang bertanggung jawab atas studi tentang mumi Firaun adalah Profesor Maurice Bucaille. Sementara proses restorasi mumi berjalan, Maurice Bucaille sibuk dengan pikirannya. Dia mencoba untuk menemukan bagaimana Firaun ini meninggal.
Saat larut malam, ia menemukan penyebabnya. Sisa-sisa garam yang terjebak dalam tubuh mumi itu adalah bukti bahwa ia meninggal karena tenggelam dan mayatnya segera diangkat dari laut.
Terlihat jelas juga bahwa para pendeta Mesir kuno buru-buru mengawetkan tubuh Firaun tersebut. Tapi Maurice bingung dengan sebuah pertanyaan, bagaimana tubuh ini–dengan mengesampingkan tubuh mumi lainnya dari Mesir kuno– tetap utuh hingga sekarang meskipun tubuhnya pernah tenggelam di laut.
Maurice sibuk memikirkan hal tersebut ketika seorang koleganya mengatakan tidak usah terlalu dipikirkan karena dalam Islam disebutkan bahwa Firaun ini memang tenggelam.
Pada awalnya, dia sangat tidak yakin dan menolak pernyataan tersebut. Dia mengatakan penemuan seperti itu hanya bisa diketahui melalui peralatan komputer canggih dan modern.
Maurice bertambah tercengang setelah koleganya yang lain mengatakan bahwa Alquran, kitab suci yang dipercaya muslim, menceritakan kisah tenggelamnya Firaun dan mengatakan tubuh tersebut akan tetap utuh meskipun ia telah tenggelam.
Add caption
Maurice bertambah terkejut dan terus bertanya-tanya, dari mana kitab suci umat Islam ini mendapatkan data, sementara mumi tidak ditemukan sampai 1898. Selain itu Alquran juga baru diturunkan kepada umat Islam selama lebih dari 1400 tahun setelah peristiwa tenggelamnya Firaun. Mengingat juga sampai beberapa dekade lalu seluruh umat manusia termasuk muslim tidak tahu bahwa orang Mesir kuno mengawetkan firaun mereka?
Maurice Bucaille terjaga sepanjang malam menatap tubuh Firaun, berpikir mendalam soal kitab Alquran yang secara eksplisit mengatakan bahwa tubuh ini akan utuh setelah tenggelam.
“Bisakah dipercaya nabi Muhammad SAW tahu tentang ini lebih dari 1.000 tahun yang lalu ketika saya baru saja mengetahu hal itu?” pikir Maurice.
Pikiran Maurice malam itu dipenuhi berbagai pertanyaan dan keheranan tentang kitab suci umat Islam. Mumi tersebut akhirnya dikembalikan ke Mesir.
Jatuh Cinta dengan Alquran
Tapi, karena ia sudah tahu tentang kisah Firaun versi muslim, ia segera berkemas dan melakukan perjalanan ke Arab Saudi. Kebetulan saat itu di Arab Saudi diadakan konferensi medis yang dihadiri banyak ahli anatomi muslim.
Di sana, Maurice memberitahu mereka tentang penemuannya, yaitu bahwa tubuh Firaun itu tetap utuh bahkan setelah ia tenggelam. Salah satu peserta konferensi membuka Alquran dan membacakan surat Yunus ayat 92 yang menceritakan kisah bagaimana tubuh Firaun diangkat dari dasar laut dan atas izin Allah, tubuh itu akan utuh agar menjadi bahan renungan bagi orang-orang yang berpikir sesudahnya.
Dalam kegembiraannya setelah dibacakan ayat tersebut, Maurice berdiri di hadapan para peserta konferensi berkata, ‘Aku telah masuk Islam dan percaya pada Alquran ini’.
Saat kembali ke Perancis, Maurice Bucaille menghabiskan 10 tahun melakukan studi tentang kesesuaian fakta-fakta ilmiah saat ini dengan yang disebutkan dalam Alquran. Dia berusaha meyakinkan dirinya bahwa Alquran tidak pernah bertentangan dengan satupun fakta ilmiah.
Dia kemudian menulis buku tentang Alquran yang menghebohkan seluruh negara-negara Barat, dengan judul, “The Bible, The Qur’an and Science, The Holy Scriptures Examined In The Light Of Modern Knowledge.”
Buku tersebut sangat laris dan bahkan ratusan ribu eksemplar telah diterjemahkan dari bahasa Perancis ke bahasa Arab, Inggris, Indonesia, Persia, Turki dan Jerman. Bahkan tersebar ke hampir semua toko buku di seluruh dunia.
“Sisi ilmiah dari Alquran telah mengejutkan saya sejak awal, karena pikiran saya belum pernah melihat begitu banyak kajian ilmu pengetahuan yang disuguhkan secara akurat. Itu semacam cermin bagi ilmu pengetahuan yang sudah ditulis dalam buku-buku ilmiah selama ini padahal ilmu tersebut sudah ada lebih dari 13 abad yang lalu,” sepenggal catatan kata pengantar Maurice dalam bukunya.

makam ratu neferiti


Makam Ratu Neferiti Jadi Perdebatan Sejarawan



(24/5) memperlihatkan sebuah peti mati kayu yang ditemukan Lahoun, sekitar 100 km dari Kairo, Mesir. Para Arkeolog menemukan 57 makam Mesir Kuno di kawasan tersebut. AP/Supreme Council of Antiquities

Hasil pindai beresolusi tinggi mengindikasikan makam raja kanak-kanak Mesir Kuno Tutankhamun, memuat dua kamar rahasia, yang salah satunya diperkirakan sebagai tempat peristirahatan terakhir Ratu Nefertiti.

Ahli sejarah Mesir Nicholas Reeves, asal Inggris, mengatakan dalam sebuah jumpa pers di Kairo ia yakin mausoleum Raja Tutankhamun tadinya diisi oleh Nefertiti, yang diperkirakan para ahli adalah ibu tirinya dan ia telah berbaring di sana selama lebih dari 3.000 tahun di balik ruang yang dipisahkan dinding, seperti yang diberitakan laman Telegraph.

Reeves mengatakan citra radar dan panas, radar and thermal imaging, dapat membantu mengungkap ruang rahasia yang tersembunyi di balik makam Tutankhamun dan apa yang ada di baliknya.

Menteri Purbakala Mesir Mamdouh al-Damaty mengatakan tahap selanjutnya adalah mengerjakan studi radar yang akan dimulai satu hingga tiga bulan ke depan.



Raja Tut, meninggal sekitar 1323 Sebelum Masehi. Makamnya, yang dilengkapi dengan topeng emas, ditemukan di Lembah Para Raja oleh ilmuwan Inggris Howard Carter pada 1922.

Para ahli sudah lama mempelajari mengapa makam Raja Tut lebih kecil daripada firaun lainnya dan mengapa bentuknya lebih sesuai dengan ratu Mesir kala itu.

Para ahli Mesir masih belum yakin di mana Nefertiti meninggal dan dikubur. Ia dipercaya meninggal saat suaminya masih berkuasa, yang menimbulkan perkiraan ia dikubur di Amarna, tempat patung dada dirinya ditemukan pada 1912.

Baru-baru ini, kebanyakan ahli, termasuk Reeves, berpendapat ia hidup lebih lama dari suaminya Firaun Akhenatten, mengganti namanya dan mungkin memerintah Mesir dalam waktu yang singkat.

Reeves mengembangkan teorinya tentang makam Nefertiti setelah mempelajari pindaian beresolusi tinggi yang ia yakini menunjukan dua ruang rahasia di bagian dinding utara dan barat makam Raja Tut.

Satu ruangan, menurut dia, adalah tempat penyimpanan dan satu lagi berisi jasad Nefertiti, yang namanya berarti "dia yang cantik telah datang".

Tetapi, arkeolog lainnya berhati-hati karena bukti masih kurang dan ilmuwan lainnya percaya mumi Nefertiti ditemukan pada 1898 dan disimpan di Egyptian Museum.

"Ide bahwa satu ruangan mungkin mengacu pada bekas makam, katakanlah Nefertiti, masih spekulasi murni," kata Aidan Dodson, pakar Mesir di Bristol University, kepada Reuters.

Damaty, yang baru-baru ini kembali dari tur Lembah Para Raja dengan Reeves dan pakar lainnya, mengatakan ia percaya ada kamar rahasia yang mungkin berisi jasad perempuan kerajaan, kemungkinan adalah ibu Raja Tut.

Nefertiti adalah istri pertama Firaun Akhenaten, yang memperkenalkan monoteisme di Mesir sekitar abad 14 SM.

Banyak ilmuwan yang mengatakan Raja Tut adalah anak Akhenaten dari saudara perempuannya Kia.

Tutankhamun diyakini menikah dengan saudari tirinya Ankhesenamun, salah satu dari enam anak perempuan Akhenaten dan Nefertiti.

Nefertiti dikatakan hidup lebih lama dari suaminya dan memerintah Mesir dengan nama Neferneferuaten.